Skip to main content

Apakah Zombie Mungkin Terjadi Secara Saintifik?

Kembali lagi dengan tema mystupidtheory, ini adalah kajian sains paling nggak penting yang akan kalian baca. Setelah sebelumnya aku bahas tentang The Flash dan Hary Potter, kali ini aku akan bahas topik yang nggak kalah serunya.

Ada yang penggemar setia Resident Evil? Atau yang sampai sekarang masih suka banget mainin game-nya? Yap pasti pada seneng banget karena kali ini kita akan membahas tentang Zombie! Kita akan bahas zombie, tapi hanya yang di resident evil, normal zombie, bukan yang seperti di film Warm Bodies dimana di ceritakan bahwa zombie-nya itu bisa jatuh cinta. Kan jadi fakta menyakitkan sekali kalau zombie aja dapat cewek cakep sementara aku….. em.. aku… aku..  XD

Definisi Zombie

Zombie yang akan masuk dalam kategori yang akan kita bahas ialah zombie yang normal, zombie yang nggak bisa jatuh cinta, nggak bisa bergerak cepat. Kalau di game resident evil, ini tipikal zombie kasta sudra, yang jalannya diseret-seret dan terbunuh ketika otaknya pecah. Intinya kita cuma membahas tentang zombie yang spesifikasinya standard, dan bergerak hanya berdasarkan keinginan untuk makan.

Di banyak film, diceritakan kalau penyebab paling memungkinkan dari adanya zombie ialah virus yang dikembangkan oleh militer dan kemudian terjadi kebocoran sistem atau mekanisme sehingga keluar dan menyerang sipil. Pendekatan yang dilakukan oleh para pembuat film dan skenario ini sudah sangat tepat. Salah satu kemungkinan munculnya zombie ialah virus. Dan lagi, penyebab kemunculan virus ini tentu saja tidak natural, alias merupakan hasil percobaan manusia.

Apa itu virus?

Sebagian dari kalian pasti sudah tahu apa  itu virus? Virus yang kita bahas ialah virus biologis, jadi bukan virus komputer. So sorry computer geeks! :P. Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang dapat beralih dari makhluk hidup menjadi makhluk tak hidup dan sebaliknya.

Hingga sekarang, para ahli masih berdebat mengenai apakah virus merupakan makhluk hidup atau benda mati. Jika definisi makhluk hidup ialah organisme yang membutuhkan makanan dan dapat berkembang biak, maka virus gagal melakukannya. Virus tidak dapat berkembang biak secara mandiri.

Salah satu cara paling umum Virus dapat berkembang biak ialah dengan menyusup ke dalam sel organisme kemudian mengambil alih sel tersebut untuk memproduksi virus (anakan). Lebih detailnya, virus berubah ke kondisi dormant (seperti benda mati) sehingga sel akan mendeteksinya sebagai senyawa tidak berbahaya dan membiarkannya masuk ke dalam dinding sel, kemudian dari dalam virus akan menginvasi sel dan mengambil alih kontrol dari sel tersebut. Dalam kontrol virus, sel yang pada kondisi normal akan memproduksi sel baru, kini beralih memproduksi virus dengan RNA dari virus penyusup tadi.

Bagaimana Mungkin Virus Menyebabkan Zombie?

Seperti yang sudah aku jelaskan, virus bisa mengontrol sel, elemen dasar makhluk hidup. Kalau selama ini virus yang ada seperti influenza, hanya menyerang sel-sel dalam sistem pernafasan, kemudian beberapa virus lain menyerang sistem organ tubuh lainnya maka akan mungkin virus menyerang sel neuron di otak.

Otak adalah pusat informasi dan pusat syaraf tubuh manusia. Kerusakan pada sel syaraf akan berakibat sangat fatal, bukan hanya kematian akan tetapi penyakit permanen seumur hidup juga. Contoh beberapa  penyakit yang disebabkan karena sel syaraf yang rusak diantaranya ialah struk, gila dan ayan (epilepsi) selain itu ada juga penyakit kerusakan syaraf yang menyebabkan tidak bisa merasakan sakit. Dari berbagai penyakit ini, jika dikombinasikan, maka tidak menutup kemungkinan adanya makhluk seperti zombie.

Jika melihat orang yang epilepsi, kerusakan terdapat pada aktivitas syarafnya. Mereka mampu terus hidup dan tumbuh tetapi tidak mampu untuk beraktivitas secara normal, kesadaran dirinya sangat lemah. Jadi jika ada virus yang masuk ke dalam sistem syaraf di otak dan menyerangnya, tidak menutup kemungkinan kerusakan otaknya ini mengakibatkan dia tidak mampu mengontrol perilakunya, karena sel syarafnya telah diambil alih oleh virus.

Seperti yang telah kita sepakati sebelumnya bahwa zombie yang akan kita bahas adalah zombie kasta sudra, yang biasa, geraknya lambat dan hanya ingin makan daging. Kalau virus mampu masuk dan mengendalikan sistem sel syaraf, maka bisa jadi yang tersisa hanyalah keinginan untuk bertahan hidup saja, yaitu makan protein (berasal dari daging), sedangkan kebutuhan lainnya ialah menyebarkan virus ke orang lain agar virus dapat berkembang biak.

Zombie Bisa Dimusnahkan Dengan Garam

Nampaknya level saintifik dari kisah zombie ini sangat epic dan mendetail. Dalam beberapa game dan cerita fiksi, digambarkan bahwa kita dapat membunuh zombie dengan garam, bahkan ada yang mengatakan zombie takut dengan garam air laut.

Garam merupakan senyawa kimia yang sudah digunakan manusia sejak ribuan tahun yang lalu, salah satu sifat dari senyawa ini ialah higroskopis (mampu menyerap air). Kemampuan menyerap air dari garam ini sangat penting dalam kehidupan manusia sejak ribuan tahun lalu sebagai pengawet makanan, terutama daging dan ikan. Garam yang disebarkan di ikan dan daging akan menyerap kandungan air dalam sel, sehingga bakteri tidak dapat hidup karena kekurangan air, matinya bakteri menyebabkan ikan dan daging menjadi awet, tidak busuk.

Pun sama, jika garam ditaburkan pada daging zombie, maka kandungan air akan diserap oleh garam, sel akan rusak dan virus yang ada di dalam tubuh akan berubah menjadi dormant (tidak aktif), ini bisa dikatakan kematian dari virus tersebut. Oleh karena itu, zombie akan takut dengan garam ialah sangat logis dan masuk akal.

Ketidakmungkinan Zombie

Salah satu yang akan sangat tidak mungkin terjadi ialah hubungan atau jaringan informasi antar virus zombie. Dalam bergerak manusia membutuhkan koordinasi dari banyak sel dan neuron dalam otak, jadi satu kegiatan sederhana seperti berjalan akan membutuhkan kerja dari banyak sel syaraf. Dalam hal ini, virus perlu memberi komando dan perintah secara bersamaan dengan virus yang berada di sel syaraf lainnya. Koordinasi semacam ini belum pernah ada pada virus.

Sebelum koordinasi tersebut ada, mungkin yang lebih sederhana ialah adanya kesadaran diri pada virus. Kesadaran diri ini seperti pada kecoak yang lari ketika melihat manusia, seperti semut yang menghindari panas matahari dan kemampuan semut bekerja sama. Jika virus tidak mampu menunjukkan kesadaran diri, maka virus hanya akan mengikuti siklus hidupnya kemudian mati. Tidak ada invasi besar-besaran dan tidak akan ada koordinasi antar virus.

Kalian bisa menganggap ini pembahasan serius walaupun aku sarankan ini sebagai materi main-main saja. Setidaknya hingga sekarang zombie adalah fiksi belaka, jadi kalian bisa tenang. Tapi seenggaknya memikirkan hal-hal seperti ini seru juga. XD

Yap! Thats all.. Akhirnya menulis lagi setelah lama banget vakum. Entah kenapa dua bulan ini aku lebih banyak menghabiskan waktu dengan anime dan jalan-jalan. Semoga bisa lebih update lagi.. XD

Thanks!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *