Skip to main content

Rumus Kimia Sianida dan Reaksinya

Salah satu senyawa kimia yang sangat terkenal di akhir 2016 silam ialah sianida. Senyawa menjadi sangat tenar karena munculnya sebuah kasus pembunuhan menggunakan racun. Bahkan kasusnya melalui beberapa episode persidangan. Lalu apa sebenarnya Rumus Kimia Sianida? Mengapa sianida berbahaya? Bagaimana Reaksi Sianida?

Rumus Kimia Sianida

Sianida merupakan senyawa kimia yang terdiri dari unsur karbon (C) dan nitrogen (N). Rumus Kimia Sianida ialah CN-. Senyawa hidrokarbon yang mengandung gugus CN- ini kemudian disebut golongan senyawa Nitril. Sedangkan senyawa anorganik yang mengandung ion  CN- merupaakan senyawa sianida.

Salah satu senyawa sianida yang penting ialah Hidrogen Sianida (HCN), merupakan cairan kimia yang sangat volatile dan banyak digunakan dalam industri. Contoh lainnya ialah KCN, serbuk putih yang sangat beracun dan terkenal digunakan sebagai racun kimia pembunuh.
Baca juga: Mengapa Racun Sianida Sangat Berbahaya


Produksi Hidrogen Sianida

Cara memproduksi Hidrogen Sianida yang paling terkenal ialah dengan metode Andrussow Proses. Metode ini menggunakan bahan baku dari senyawa gas alam metan (CH4) yang direaksikan dengan ammonium (NH3). Rangkaian reaksinya ialah:
2 CH4 + 2 NH3 + 3 O2 → 2 HCN + 6 H2O

Setelah diperoleh Hidrogen Sianida senyawa ini dapat digunakan untuk memproduksi senyawaan sianida lainnya.

Reaksi Senyawa Sianida

Senyawa Sianida tergolong sangat reaktif sebagai ion CN-. Sifatnya yang reaktif ini membuat sianida sering digunakan dalam berbagai reaksi kimia, baik dalam produksi senyawa organik maupun aplikasinya dalam pemisahan senyawa anorganik.

  1. Pembentukan Senyawa Asam Karboksilat
    RCN + 2 H2O → RCOOH + NH3
  2. Ekstraksi Perak dari Campuran Sulfur
    Ag2S + 4 NaCN + H2O → 2 Na[Ag(CN)2] + NaSH + NaOH
  3. Ekstraksi Emas dari Pengotornya
    4 Au + 8 KCN + O2 + 2 H2O → 4 K[Au(CN)2] + 4 KOH
  4. Reaksi Haloalkana dengan Sianida
Itulah pembahasan mengenai rumus kimia sianida dan reaksinya. Senyawa kimia memang sangat akrab dalam kehidupan kita, jadi tidak perlu langsung paranoid, pelajari kembali ilmunya sehingga mampu menggunakannya dengan bijak.
Thanks for reading Myst!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *