Apakah Es Batu dari Air Mentah Berbahaya?
Apakah Es Batu dari Air Mentah Berbahaya?

Apakah Es Batu dari Air Mentah Berbahaya?

Posted on

Mengapa membuang-buang energi pemanasan air kalau bisa langsung dibekukan saja? Tetapi sebenarnya es batu dari air mentah bahaya tidak untuk kesehatan?

Membuat es dari air mentah adalah ide yang briliant! Simple, cepat, dan hemat energi. Bayangkan kalau membuat es batu sebanyak 100 liter harus dimasak dahulu, apa nggak boros energi?

Sayangnya ini adalah praktik yang berbahaya bagi kesehatan.

Amankah Es Batu dari Air Mentah?

Tujuan dari memasak air ialah untuk membunuh kuman aktif yang dapat membahayakan kesehatan. Pemanasan hingga titik didih air akan membuat air menjadi layak dikonsumsi.

Tetapi bukankah temperatur yang rendah juga bisa membunuh kuman?

Saya juga punya pikiran yang sama, bahwa dengan pendinginan hingga titik beku air, sel kuman dan bakteri akan pecah karena volume air yang terdapat di dalam selnya bertambah besar dan merusak dinding selnya.

Ini didasari fakta bahwa volume air bertambah ketika berubah menjadi es, salah satu dari sekian banyak sifat anomali air.

Selain sel-selnya akan pecah, bakteri juga tidak dapat melakukan pembelahan diri, dan seluruh aktivitas reproduksinya berhenti.

Loh.. Artinya hanya dengan dibekukan, aman dikonsumsi donk?

Sayangnya tidak juga, sebab masih ada banyak bakteri yang dapat bertahan di dalam temperatur dingin. Bahkan ada bakteri yang mampu menghentikan kinerja tubuhnya ketika beku. Namun bakteri ini bisa aktif kembali ketika es mencair di dalam tubuh.

Selain bakteri-bakteri yang masih bertahan di saat dingin, yang paling berbahaya sebenarnya ialah mikroorganisme lain yang memiliki spora (semacam telur).

Di dalam keadaan beku, spora ini hanya dormant (tidur), tidak mengeluarkan energi, namun tidak mati. Ketika Es meleleh, spora bangun dari kondisi dormant-nya dan bisa berkembang menjadi mikroorganisme lagi.

Persis seperti biji tanaman yang bisa dormant dalam keadaan tidak ada air, namun langsung aktif ketika ada air dan mengakar ketika ada tanah. Persis.

Berbeda dengan membeku, memanaskan air bisa membunuh bakteri lebih efektif. Sebab pemanasan dipastikan merusak seluruh struktur protein dari sel bakteri, pun spora atau apapun bentuk mikroorganisme. Semuanya akan mengalami kerusakan protein di dalam tubuhnya sehingga mati.

Ciri-ciri Es Batu Air Mentah


Beberapa sumber mengatakan kalau air yang mentah akan membentuk kristal es yang berwarna putih sementara es dari air matang warnanya bening. Silahkan bandingkan:

ciri-ciri es batu dari air mentah
perbedaan es batu dari air matang dan air mentah

Alasan terbentuknya perbedaan ini ialah, pada air mentah terdapat gas yang terperangkap di dalam struktur es, sehingga es yang terbentuk berwarna putih.

Setelah proses pemanasan hingga mendidih, gas-gas yang terdapat di air terlepaskan ke udara sehingga kandungan gas dalam air minimal, sehingga es yang terbentuk berwarna bening.

Dalam beberapa kasus, kita benar-benar dapat membedakan antara es batu yang berasal dari air mentah dengan es batu dari air matang. Tetapi pada umumnya, sebenarnya tidak bisa dibedakan.

Sebab, secara termodinamika, jika pembekuan es berlangsung perlahan, maka udara dari air juga akan terlepaskan keluar, walaupun air tersebut tidak dididihkan. Artinya bisa saja es berwarna bening berasal dari air mentah.

Jika pembekuan es tidak cukup lama (es baru jadi), maka es pasti akan berwarna putih, walaupun berasal dari air yang sudah dimasak. Artinya jangan mudah mencurigai es berwarna putih dari air mentah, tak selamanya begitu.

Jadi, walaupun melihat antara es putih dan es bening memang cukup terpercaya untuk membedakan antara es berasal dari air mentah ataupun matang, tetapi tidak bisa juga dijadikan acuan 100%.

Membuat Es Batu dari Air Mentah

Sebenarnya pembuatan es batu yang berasal dari air mentah adalah hal bagus juga karena efisien. Tetapi penggunaanya bukan untuk dikonsumsi. Misalkan saja pembuatan balok es untuk ikan seperti ini:

Balok Es Untuk Ikan

Jika balok es semacam ini harus menggunakan air matang, maka perusahaan akan rugi besar, sebab energi untuk pemanasan airnya tentu saja jadi mahal. Tetapi sekali lagi ini bukan es untuk konsumsi.

Sedangkan cara paling aman untuk membuat es yang akan dikonsumsi ialah dengan menggunakan air yang sudah dimasak. Memang akan menghabiskan energi lebih banyak, tetapi setidaknya itu lebih hemat dibandingkan harus membayar dengan kesehatan kita dan keluarga.

Tetapi sebenarnya kembali juga ke kondisi airnya, sebab kalau kamu tinggal di negara maju, yang mana air kerannya sudah boleh langsung diminum, maka tidak perlu memasak airnya, sebab hanya akan membuang-buang energi (gas).

Sumber bacaan


Mengaku-ngaku sebagai penulis sejak 2013, tak satupun buku yang berhasil dituliskan. Amatir Garis Keras!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.