Fatwa Sains?

Posted on

Di dalam membahas sebuah isu populer di masyarakat, saya selalu mengawalinya dengan definisi. Definisi itu adalah dasar dari sains, tidak memahami definisi artinya salah menyeluruh. Maka dari itu semua tulisan saya tentang isu populer di masyarakat pasti menguraikan definisi secara lebih jelas dan tepat.

Setelah mendefinisikan dengan lebih baik, saya biasanya melakukan pembahasan dengan logika yang runut. Logika runut ini adalah pola berfikir ketika menguraikan sebuah permasalahan. Harapannya dengan sebuah pola berfikir, siapapun yang membaca bisa menempuh logika berfikir yang sama untuk mencapai kesimpulan yang tepat.

Maka dari itu, saya melakukan penjelasan sebaik mungkin berdasarkan ilmu-ilmu dasar yang telah diketahui oleh orang umum. Ketika menjelaskannya, biasanya saya hanya mengaitkan pada pengetahuan dan konsep yang telah diajarkan di bangkus SD, SMP atau SMA. Tujuannya ialah agar pembaca dapat memahaminya dengan mudah dan menggunakan logika yang serupa untuk kasus berbeda.

Saya tidak sedang menuliskan fatwa agar orang percaya kata-kata yang saya sampaikan. Mystupidtheory bukanlah kamus fatwa.


Setiap kali menulis, saya selalu berharap pembahasan saya cukup jelas dan mendalam sehingga setiap orang bisa mengambil kesimpulan masing-masing berdasarkan logika yang tepat.

Jadi sebenarnya, pembaca seharusnya tidak perlu menanyakan semua kasus sejenis kepada saya. Hari ini saya bahas kaca corong air, kemudian besok pada bertanya tentang kalung ajaib.

Logis saja! Gunakan pendekatan logika yang sama, lihat titik temunya.

Produk dari penjual yang sama. Kemampuan ajaibnya sama. Menegatifkan peranan dokter dan ahli kesehatan. Masa’ masih ragu-ragu kalau produknya menipu?

Mengaku-ngaku sebagai penulis sejak 2013, tak satupun buku yang berhasil dituliskan. Amatir Garis Keras!

One thought on “Fatwa Sains?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.