Hikayat Tentang Kebebasan

Posted on

Dahulu, aku ingin mengepakkan sayap
Merenungi makna terbang  di langit tertinggi
Dahulu kupikir terbang adalah kebebasan
Namun terbang sendiri menghianatiku
Aku terjatuh dalam gelap
Aku merintih ketika sunyi menjelang
Adakah sepercik cahaya?
Hanya hutan rimba yang membisu
Hatiku pilu,
Tubuhku kaku
Mungkin Elang diatas sana mengincarku
Atau Ular dipohon mahoni itu yang akan melahapku
Kakiku terbenam lumpur,
Dan hatiku tenggelam dalam kesunyian
Sudah saatnya berpulang
Dengan kaki yang terseok
Dan sekeping hati yang retak
*Dari burung punai yang  sekarat dalam penindasan

2 thoughts on “Hikayat Tentang Kebebasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.