Kontroversi Manfaat Air Alkali
Kontroversi Manfaat Air Alkali

Manfaat Air Alkali adalah Menyehatkan Tubuh, Benarkah?

Posted on

Setelah sebelumnya aku membahas tentang fenomena air hexagonal, sesuai banyak permintaan yang masuk, kali ini kita akan bahas tentang Manfaat Air Alkali adalah Menyehatkan Tubuh, Benarkah?

Pertanyaan ini mungkin akhir-akhir ini banyak muncul dibenak ibu-ibu yang ingin memberikan sumber air terbaik untuk konsumsi keluarganya setiap hari. Namun apakah klaim manfaat kesehatan air alkali itu benar? Mari kita simak pemaparanku.

Apa itu Air Alkali?

Seperti biasa, kita mulai dari definisi. Definisi itu penting karena memberikan kejelasan duduk persoalannya. Jadi apa itu air alkali?

Pengertian air alkali adalah air dengan level pH tinggi (pH>7). Artinya air alkali merupakan air dengan tingkat keasaman yang rendah.

Sifat keasaman suatu bahan dirumuskan dalam angka keasaman yang disebut pH, semakin rendah pH maka semakin tinggi tingkat keasamannya dan sebaliknya, semakin tinggi pH suatu bahan semakin rendah sifat asamnya.

Keasaman suatu bahan ini dipengaruhi oleh ion-ion dan unsur yang terkandung di dalam bahan tersebut. Sifat asam air bisa meningkat dengan ditambahkannya bahan yang bersifat asam ke dalam air. Seperti yang terjadi pada hujan asam. Sedangkan untuk mengurangi keasaman pada air, biasanya ditambahkan mineral-mineral alam yang sering disebut logam alkali ataupun logam alkali tanah.

Air yang terlalu asam memang memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Diantaranya menyebabkan keroposnya gigi, merusak dinding sel dan berbagai masalah kesehatan. Namun bukan berarti air yang basa bisa memiliki efek menyehatkan tubuh, sebab penelitian ke arah sana belum memberikan kesimpulan yang jelas.

Air Alkali Alami

Salah satu yang sering diusung-usung sebagai contoh “keajaiban” air alkali ialah air zam-zam yang memiliki level pH 7.9. Tetapi air zam-zam bukanlah satu-satunya contoh air alkali alami.

Zam-zam

Sebagai muslim tentunya kalian sudah tidak asing lagi dengan air zam-zam khan? Yap! Khasiat dari air zam-zam ini telah terbukti dalam berbagai rekaman medis. Ini bukan sekedar efek plasebo, melainkan telah terbukti secara saintifik.

Nah.. Permasalahannya ialah, apakah benar bahwa air zam-zam ini memiliki dampak kesehatan disebabkan karena pH airnya?

pH hanyalah skala yang digunakan saintis untuk menentukan sifat asam dari suatu larutan. Benda dengan pH asam bukan otomatis berarti tidak sehat bagi tubuh, sebab jus jeruk, jus apel, kopi, dan semua buahan yang rasanya kecut itu memiliki keasaman tinggi, tetapi sangat baik untuk dikonsumsi.

Namun, perlu digaris bawahi bahwa ketika keasaman itu terdapat di dalam air, maka ini tidak baik untuk kesehatan. Secara klinis telah teruji dapat menyebabkan gigi dan tulang keropos. Ini karena air yang asam dapat melarutkan mineral yang terdapat pada tulang, dan tubuh.

Berdasarkan berbagai penelitian yang saya baca, dampak kesehatan pada air Zam-zam itu diperoleh dari kombinasi kandungan ion-ion dari logam alkali (terutama $Li$) dan tingginya kandungan logam $As$ di dalamnya. Kemudian karena adanya kandungan dari logam alkali inilah yang memberikan sifat basa (pH>7).

Jadi dampak kesehatan pada air zam-zam diperoleh dari kandungan logam alkali dan alkali tanah di dalamnya. Kandungan alkali dan alkali tanah tersebut menyebabkan pH air zam-zam menjadi tinggi. Logikanya ialah kandungan alkali dan alkali tanah di dalam air zam-zam memberikan dua dampak, yaitu dampak kesehatan dan dampak pH yang tinggi. Jangan sampai dibalik bahwa kalau pH-nya tinggi bisa menyehatkan, itu kesimpulan yang lain.

Air Sadah (Hard Water)

Air sadah merupakan air dengan kandungan mineral Ca, Mg dan karbonat yang tinggi. Fenomena air sadah ini ada banyak di Indonesia, terutama pulau jawa. Ciri utama dari air sadah ialah susah untuk berbusa ketika ditambahkan detergen.

Air sadah ini adalah salah satu contoh air alkali dengan pH>7.5. Walaupun air alkali, tetaip air sadah ini tidak baik untuk kesehatan. Di beberapa daerah di Jawa masih ada masyarakat yang mengkonsumsi air sadah ini tanpa penanganan serius. Konsumsi air sadah dalam jangka panjang menyebabkan penyakit batu ginjal.

Beberapa kasus terjadinya penyakit batu ginjal di satu desa, yaitu penyumbatan saluran kandung kemih,  disebabkan konsumsi air sadah dari sumber yang sama. Kandungan mineral $Ca, Mg$ dan garam karbonat yang tinggi menyebabkan terjadinya penumpukan endapan padat di saluran kandung kemih sehingga terjadi penyakit batu ginjal atau dikenal juga kencing batu.

Dari perbandingan dua jenis air ini, bisa dipahami bahwa air alkali belum tentu baik bagi tubuh. Sebab pH alkali itu hanyalah efek samping dari kandungan mineral dan ion yang terkandung dalam air.

Jadi air zam-zam saja tidak cukup untuk dijadikan alasan bahwa manfaat air alkali ialah menyehatkan tubuh. Perlu pembahasan lebih detail tentang ini.

Sekarang mari bahas air yang dijual mahal ataupun mesin pembuatnya itu.

Air Alkali dan Mesin Air Alkali Di Pasaran

Sebenarnya penggunaan air alkali ini berawal dari Jepang di tahun 1900-an. Saat itu saintis dan ahli di Jepang mempelajari bahwa sumber-sumber air yang diyakini memiliki khasiat ternyata punya kesamaan, yakni memiliki pH yang alkali. Dari pengamatan inilah diciptakannya istilah air alkali yang diyakini memiliki dampak baik bagi kesehatan.

Karena perkembangan ilmu pengetahuan saat itu memang masih memiliki banyak arah(belum pure science seperti sekarang), maka masuklah pikiran bahwa yang membuat air itu berkhasiat ialah pH yang tinggi, bukan kandungan di dalamnya ataupun efek plasebo. Namun setelah beberapa dekade, sains berubah lebih baik lagi, meninggalkan hal-hal yang berbau mistis dan efek kepercayaan.

Untuk membahas kebenaran manfaat air alkali, mari kita kenali dulu asal usul air alkali yang diklaim oleh para penjualnya tersebut.

Air Alkali

Praktik penggunaan air alkali ini memang berlangsung cukup lama di Jepang, tetapi ini dilestarikan oleh kumpulan orang penganut keyakinan-keyakinan tertentu. Jadi air itu dibagikan pada anggota sekte, dengan iming-iming memberikan kesehatan dan kejayaan kepada Si peminumnya. Tentu saja mereka membayar keanggotaan bulanan.

Saat ini selama tinggal di Jepang, masyarakat menggunakan air keran sebagai sumber utama air minumnya. Selain itu mereka menggunakan air kemasan (air mineral). Bahkan selama di Jepang aku tidak pernah menemukan air alkali dan Kanjen Water (memang tidak pernah mencari).

Sekarang kembali lagi ke definisi dari air alkali yang dijual di Indonesia. Dari sudut pandang sains, pH itu hanyalah efek samping dari kandungan ion-ion di dalam air.  Sedangkan dari pembahasan sebelumnya, kita ketahui bahwa efek kesehatan dari air zam-zam diperoleh dari kandungan ion mineral di dalamnya.

Jadi uji kualitas Air Alkali mampu memberikan dampak kesehatan, tidak bisa disasarkan pada pH saja, melainkan juga uji kandungan ion mineral di dalamnya. Sebab kalau hanya mengandalkan pH yang tinggi saja, Air Sadah juga memiliki nilai pH tinggi.

Sekarang kalau Produsen Air Alkali itu menggunakan mineral untuk meningkatkan pH-nya, maka sangat penting untuk mengetahui mineral-mineral apa yang ditambahkan itu.

Ingat sekali lagi, sangat penting untuk mengetahui mineral-mineral tersebut!

Sebab, jika mineral yang ditambahkan tidak dapat masuk dalam sirkulasi metabolisme tubuh dia akan menumpuk di satu organ tubuh. Seperti yang telah kita bahas sebelumnya, $\ce{CaCO3}$ dan $\ce{MgCO3}$ menumpuk dan menyebabkan batu ginjal. Selain $\ce{Ca}$ dan $\ce{Mg}$ tentu saja ada beberapa mineral lainnya yang dapat menyebabkan masalah pada sirkulasi tubuh jika jumlahnya berlebih.

Karena konsumsi air ini harian, atau dalam jumlah yang sangat banyak pertahunnya. Maka harus sangat berhati-hati terkait kadar mineral yang berlebih nantinya.


Kalau ingin meniru dampak kesehatan yang dihasilkan dari Air Zam-zam maka kandungan mineral dan ion yang tinggi ialah berasal dari logam alkali golongan 1A (Litium, Natrium, Kalium, Rubidium, dan Cesium).  Mengingat untuk mendapatkan logam-logam tersebut tentunya mengeluarkan biaya yang tak sedikit, maka tak banyak perusahaan air alkali yang berusaha meniru komposisi Air Zam-zam.

Mesin Air Alkali / Water ionizer

Cara lainnya untuk mendapatkan Air Alkali ialah dengan menggunakan Water Ionizer atau lebih dikenal dengan Alkaline Ionizer. Yuk kita bedah sistem pada mesin ini:

Secara sederhana mesin ini bisa menghasilkan air dengan pH alkaline tanpa menambahkan mineral ke dalamnya. Apakah mungkin? Tentu saja. Dengan elektrolisis kimia, air dapat menghasilkan setengah reaksi:

$\ce{2 H2O + 2e- —> H2 + 2OH-}$ (pada katoda) $\ce{2 H2O + 2e+ —> 4H+ + O2}$ (pada anoda)

Dalam proses elektrolisis ini terdapat dua kutub yakni anoda dan katoda, sehingga setelah proses elektrolisis, air yang diambil ialah yang terdapat pada katoda karena mengandung banyak ion $OH^-$, yang artinya pH-nya tinggi. Maka di bagian dekat katoda ini diceruk airnya dialirkan keluar sebagai air alkali.

Ketika keluar dari mesin, air tersebut memang memiliki pH tinggi (alkali), namun karena tidak ada filter pemisah antara gas $H_2$ dan $2 OH^-$, maka reaksi tersebut dapat berbalik:

$\ce{H2 + OH^- —> 2 H2O + 2e-}$

Reaksi kebalikan ini menghilangkan ion $OH^-$ yang telah terbentuk. Artinya, dalam beberapa saat ketika dialirkan keluar, pH air alkali dari mesin ini akan kembali seperti semula, netral pH=7.

Jadi berdasarkan proses tersebut tidak mungkin menciptakan pH >7 jika air dalam keadaan murni.

Maka dari itu beberapa mesin water ionizer menggunakan mineral seperti $Mg$, $Ca$, dan yang lainnya yang mudah didapat(murah) untuk dicampurkan ke air. Setelah dicampurkan ke air kemudian dilakukan elektrolisis. Dengan begitu mineral-mineral ini akan membentuk kation di  air ($Mg^{2+}, Ca^{2+}, Zn^{2+},$ dll). [Cek sumber: Youtube.]

Adanya mineral ini akan menimbulkan pertanyaan baru, apakah tidak akan mengendap di tubuh? Kembali lagi ke kasus air sadah di atas, sebab mineral yang digunakan ialah serupa.

Sistem Pencernaan Manusia

Salah satu logika paling sederhana yang menarik dalam menyangkal efek ‘ajaib’ dari air alkali ialah berasal dari bidang kedokteran. Sederhananya ialah: Semua makanan dan minuman yang masuk melalui tenggorokan, mau tidak mau pasti akan diasamkan, sebab bercampur dengan $HCl$ di dalam lambung kita.

Asam lambung $HCl$ memiliki sifat sangat asam, mencapai pH=2. Jadi jika kalian mengkonsumsi air alkali sekalipun, di dalam tubuh akan diasamkan mejadi sekitar pH=2. Oleh karena itu pH air yang alkali tersebut tidak akan berpengaruh banyak terhadap kesehatan tubuh. Jika tertarik silahkan cek artikel tentang keseimbangan pH dalam lambung di sini (artikel bahasa inggris).

Adapun air alkali yang memiliki pH tinggi karena ditambahkan mineral itu memang memiliki dampak pada tubuh. Sebab mineral tersebut akan diserap oleh tubuh kita. Tetapi ingat, dampak penyerapan mineral ini tidak selalu positif ataupun negatif. Tetap kembali ke proporsi dan kondisinya saja.

Penelitian Mutakhir Manfaat Air Alkali

Selama menuliskan ini, aku sudah coba mencari penelitian yang membuktikan efektifitas penggunaan air alkali dan water ionizer pada manusia. Tetapi uji klinis pada manusia untuk konsumsi memang belum pernah ada.

Eksperimen pada Tikus

Salah satu uji paling mutakhir ialah percobaan yang dilakukan pada tikus di jurnal tahun 2016. Di dalam pengujian dengan tikus ini, ada dua pendekatan yang dilakukan. Pertama-tama ialah perangkuman statistik.

Ada 150 tikus, kemudian diberi tiga perlakuan berbeda, yakni pemberian air alkali sedang, air alkali kuat, dan air lokal biasa (variabel kontrol). Hasil dari pengujian ini ialah, tikus yang diberi air alkali kuat memiliki usia yang lebih panjang dari tikus yang diberikan air biasa. Wah terbukti donk? Tunggu dulu.

Dari 150 ekor tikus yang diujikan, dibagi menjadi 3, sehingga ada 50 ekor tikus untuk setiap perlakuan. Jumlah terbanyak tikus yang mati di awal minggu itu diperoleh oleh kelompok dengan air alkali kuat kemudian sedang dan terakhir ialah air lokal biasa.

Kemudian pada minggu berikutnya juga demikian, namun jumlah yang mati pada kelompok air alkali terus berkurang-berkurang. Sebaliknya, jumlah tikus pada kelompok air biasa cenderung stabil, tidak bertambah atau berkurang.

Namun pada usia 2 tahun, semakin banyak tikus di kelompok air biasa yang mati, sedangkan tikus pada kelompok air alkali semakin jarang yang mati dan berhasil berusia lebih panjang.

Dalam penelitian ini, alasan kenapa jumlah tikus pada air biasa tidak berusia panjang ialah karena jumlah yang bertahan hidup di awal perlakuan ialah banyak. Ini menyebabkan  perebutan sumber daya dan termasuk konflik di kandang terjadi. Sementara itu pada kelompok air alkali sedang dan kuat, karena banyak tikus yang mati pada awal perlakuan, maka jumlah tikus di kandang sudah lebih sedikit, sehingga tikus yang bertahan hidup mampu mencapai usia sangat panjang.

Pendekatan kedua ialah melalui catatan medis. Jadi setelah diberikan air alkali sedang, alkali kuat dan air lokal biasa selama kurun waktu tertentu, kemudian diuji laboraturium organ tubuh tikus menggunakan mikroskop. Diamati apakah terdapat perbedaan pada skala selulernya. Dari tiga tahun pengamatan, diperoleh bahwa tidak ada perubahan medis pada organ tikus. Ketiga percobaan memberikan hasil perkembangan organ yang sama hampir tak bisa dibedakan.

Artinya, air alkali maupun air biasa nyaris tidak memberikan perbedaan berarti secara medis. Adapun efek usia panjang yang diperoleh tikus sangat kuat kemungkinan dipengaruhi oleh efek luar bukan dari air alkali yang digunakan.

Manfaat Air Alkali pada Tubuh Manusia

Sebelumnya sudah kusebutkan kalau manfaat Air Alkali pada manusia memang belum pernah dilaporkan dalam jurnal yang komprehensif. Namun beberapa media kredibel seperti Nytimes, McGill, LIVESTRONG, dll  telah melakukan wawancara dan pembahasan terhadap ahli kesehatan yang jika dirangkumkan kurang lebih begini:

Air alkali yang mengandung mineral tertentu bisa saja berdampak baik bagi beberapa orang dengan kondisi kesehatan yang spesifik. Namun bagi sebagaian besar orang, dampak kesehatan dari air alkali ini tidak terbukti ilmiah dan tak lebih hanyalah efek plasebo saja.

Pesan dari saya: Jika ingin mendapatkan kondisi tubuh yang prima, awet muda dan terhindar dari penyakit maka terapkanlah pola hidup sehat, sering berolah raga, makan-makanan bergizi, hindari makanan cepat saji dan tinggi kolesterol.

Terakhir, jika memiliki uang berlebih untuk mendapatkan kesehatan, konsumsilah buahan dan minumlah jamu. Jamu tradisional telah terbukti secara ilmiah mampu menjaga tubuh tetap prima, memberikan nutrisi dan kebugaran.

Demikian pembahasanku mengenai benarkah manfaat air alkali bagi tubuh? Semoga penjelasan ini dapat memberikan pemahaman yang lengkap bahwa Air Alkali hanyalah fenomena marketing produk palsu berkedok sains.

Silahkan disebarkan jika informasi ini bermanfaat.

Jika ada pertanyaan maupun diskusi, silahkan sampaikan di kolom komentar. Aku akan coba tanggapi satu persatu.

Berikutnya aku akan bahas juga mengenai bioglass yang juga marak dipasarkan dengan harga fantastis.

Penulis adalah pelajar Kimia Simulasi Molekular di Okayama University dengan pokok penelitian tentang Sifat Termodinamika Air. Bisa dihubungi melalui hudamahfuzh@gmail.com.

Pustaka:

  • H. Irfan. 2017. Apa Itu AIR ALKALI, Penjelasan Terlengkap Disini. www.infokangenwater.id. diakses tanggal: 10/10/2018
  • Shomar B. 2011. Zamzam water: concentration of trace elements and other characteristics. Chemosphere. 10.1016/j.chemosphere.2011.10.025
  • Magro M, Corain L, Ferro S, et al. 2016. Alkaline Water and Longevity: A Murine Study. Evid Based Complement Alternat Med. 2016;2016:3084126.
  • Merne ME, Syrjänen KJ, Syrjänen SM. Systemic and local effects of long-term exposure to alkaline drinking water in rats. Int J Exp Pathol. 2001;82(4):213-9.
  • Wikipedia.org. Water Ionizer. https://en.wikipedia.org/ Diakses tanggal 20/10/2018
  • B. Jess. 2018. Is Alkaline Water Extra Healthy or Hoax?. www.livestrong.com Diakses tanggal 23/10/2018
  • S. Joe. 2017. Alkaline Water Nonsense. Mcgill.com. Diakses tanggal 23/10/2018
  • C. Alice. 2018. Is Alkaline Water Really Better for You?. The New York Times. www.nytimes.com. Diakses tanggal 20/10/2018
Mengaku-ngaku sebagai penulis sejak 2013, tak satupun buku yang berhasil dituliskan. Amatir Garis Keras!

9 thoughts on “Manfaat Air Alkali adalah Menyehatkan Tubuh, Benarkah?

  1. Makasih artikel nya bang… sangat membantu sekali… Kalau air RO gimana bang ?? bagus gak ya ?? atau mungkin bisa kupas tuntas tentang pembuatan RO nya.. makasih

    1. RO itu yang Rich Oxygen? Sebenarnya menurut saya mirip dengan Alkaline Water ini. RO bisa saja bagus untuk terapi penyakit atau orang yang dalam kondisi khusus. Tapi tidak lebih baik dari air biasa.

      Kita bukan ikan yang butuh oksigen di dalam air, kalau kita perlu banyak oksigen tubuh kita akan bernafas lebih cepat untuk mengambil oksigen. Asupan oksigen kita melalui udara, bukan air.

      Oleh karenanya kandungan oksigen yang tinggi pada air bukanlah hal yang diperlukan manusia. Kecuali mungkin kita bernafasnya pakai insang.

    1. Oh iya terimakasih masukannya.
      1. Jurnal itu electrolized high-pH alkaline water, itu beda kasus dengan alkaline water, soalnya dia masuk air elektrolit seperti sport water (Pokari sweat, dll)
      2. Jurnal ini tidak kredible karena sumber pustakanya dari satu kultur(jurnal yg sama).
      3. Maaf saya tidak bisa mengakses jurnal dari Saga jurnal ini, Jika memiliki versi PDF-nya silahkan dikirimkan ke saya, akan saya baca. Tetapi secara garis besar jurnal ini masih jauh dari practical research.

  2. baguus artikelnya mas. Selama ini aku galau mengganti air minum di rumah dengan air alkali ato ga usah. Kalo kata agennya sih udh pasti ngasih kebaikan2 alkali semua. Tapi aku pernah baca memang kalo air alkali itu ga terlalu ngaruh, krn toh semua yg masuk ke lambung kita pasti berubah asam. Jd fix lah, aku ga ush ganti2 air :p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.