Pengertian Perubahan Kimia Loh
Pengertian Perubahan Kimia Loh

Pengertian Perubahan Kimia – Reaksi Kimia

Posted on

Sejak awal perkembangannya, pondasi Ilmu kimia terdapat pada pemahaman mengenai perubahan kimia yang terjadi pada suatu zat. Hingga saat ini, pemahaman manusia tentang perubahan kimia dari senyawa-senyawa yang ada di alam sangatlah terbatas. Untuk mempelajari ilmu kimia lebih lanjut kita harus memahami pengertian perubahan kimia di alam. Berikut ini pembahasannya:

Dengan bertambahnya penelitian dan pengembangan reaksi-reaksi kimia, diharapkan manusia bisa memanfaatkan tranformasi senyawa kimia menjadi produk baru yang dapat berguna dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Pengertian Perubahan Kimia

Pengertian perubahan kimia adalah proses dimana senyawa kimia baru terbentuk dari perubahan struktur dan ikatan dari atom-atom pembentuk senyawa asalnya. Perubahan ini ada yang bersifat seluruhnya tetapi ada juga yang hanya sebagian sehingga masih menyisakan sebagian senyawa aslinya.

Senyawa asal dari proses perubahan kimia ini disebut reaktan dan senyawa baru yang terbentuk disebut produk.

Pengertian Perubahan Kimia
Pengertian Perubahan Kimia

Seperti pada skema diatas, maka A dan B ialah senyawa asal (reaktan) dan AB ialah Senyawa baru yang terbentuk (produk). Pun sama yang terjadi pada AB+C (reaktan) dan ACĀ +B ialah produknya.

Jadi definisiĀ perubahan kimia ialah proses peralihan senyawa dari reaktan menjadi produk. Perubahan kimia ini yang selanjutnya disebut Reaksi Kimia.


Reaksi kimia dapat terjadi karena adanya perbedan energi dalam atom-atom pembentuk senyawa. Perbedaan energi menyebabkan atom-atom tidak stabil dan berusaha membentuk konfigurasi stabilnya melalui reaksi kimia yang menghasilkan senyawa baru (produk).

 

Ciri-ciri Perubahan Kimia

Adapun 10 Ciri-ciri perubahan kimia yang dapat dengan mudah diamati telah aku posting beberapa minggu sebelumnya. Identifikasi terjadinya perubahan kimia ada yang bisa kita lihat dengan mata, kita cium dari bau maupun kita lihat dengan adanya cahaya.

Kebanyakan dari perubahan kimia ini bersifat irreversible, artinya tidak dapat kembali ke wujud asalnya tanpa adanya penambahan energi atau zat tertentu.

 

Contoh Perubahan Kimia

Contoh-contoh perubahan kimia diantaranya ialah proses pembusukan (menghasilkan bau busuk), proses pembakaran (menghasilkan nyala api), dan proses korosi (besi berkarat). Perubahan kimia ini terjadi baik secara alami maupun buatan.

Baik yang terjadi secara alami maupun yang terjadi karena campur tangan manusia, suatu perubahan kimia selalu bermanfaat bagi manusia. Keseluruhan industri di dunia memanfaatkan perubahan kimia ini untuk menghasilkan produk yang bermanfaat.

One thought on “Pengertian Perubahan Kimia – Reaksi Kimia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.