rumus kimia gipsum dan kegunaanya
gipsum dan kegunaanya

Rumus Kimia Gipsum dan Kegunaanya

Posted on

Gipsum adalah material serbaguna yang telah digunakan dalam peradaban manusia sejak ratusan tahun silam.

Di gedung-gedung biasanya terdapat ukiran putih di bagian plafon sebagai hiasan, material berwarna putih yang digunakan sebagai media ukir tersebut ialah mineral gipsum. Apa itu gipsum? Apa rumus kimia gipsum dan apa kegunaanya? Mari kita bahas di artikel ini.

Pengertian Gipsum

Gipsum merupakan mineral alam hasil penguapan air laut dan pengendapan air bawah tanah di goa-goa alami. Gipsum biasanya ditemukan bersamaan dengan mineral-mineral karbonat alam lainnya seperti dolomit, kalsit, dan borax.

Mineral Gipsum berwarna putih, transparan ataupun abu-abu ketika dalam jumlah banyak, tetapi ketika ada pengotor lainnya di alam, gipsum akan berwarna kemerah-merahan, kekuning-kuningan ataupun cokelat​1​.

Rumus Kimia Gipsum

Gipsum tergolong sebagai senyawa hidrat dimana dalam strukturnya terdapat kristal air. Rumus kimia gipsum adalah $\text{CaSO}_4.2\text{H}_2\text{O}$, Kalsium Sulfat Dihidrat​1,2​.

Gipsum dapat larut di dalam air membentuk larutan berwarna putih. Pemanasan akan menyebabkan gipsum kehilangan kristal hidratnya, tetapi dapat terbentuk kembali ketika dilarutkan ke air.

Dalam skala industri, gipsum dapat diproduksi dari reaksi antara batu gamping/ batu kapur (limestone) yang komponen utamanya ialah $\text{CaCO}_3$ dengan asam sulfat $\text{H}_2\text{SO}_4$​3​.

Struktur kristal yang dibentuk gipsum ialah kombinasi antara struktur tetrahedral yang dibentuk oleh $\text{SO}_4$ yang terkoneksi secara pararel dengan unsur Kalsium (Ca). Berikut gambarannya​2​:

Struktur Kristal Gipsum

Kegunaan Gipsum


Gipsum merupakan mineral yang memiliki banyak kegunaan di berbagai bidang. Seperti yang telah disinggung dalam paragraf pertama, gipsum telah lama digunakan sebagai material untuk ukiran dan hiasan bangunan, ketika dipanaskan bubuk gipsum dapat digunakan sebagai bahan untuk plester (semacam semen untuk tembok). Penggunaan ini masih dilakukan hingga sekarang.

Gipsum memiliki konduktivitas termal yang sangat rendah, artinya gipsum tak mudah terbakar dan menyebarkan panas, sifat ini sangat bermanfaat sehingga dapat digunakan sebagai pelapis kayu rumah. Dengan adanya lapisan gipsum dapat menurunkan resiko kebakaran di rumah-rumah kayu.

Di dalam bidang kesehatan, etika mengalami kecelakaan dan terjadi patah tulang, maka dibutuhkan penahan/penyangga luar agar tulang tidak bergerak, gipsum merupakan material yang cocok digunakan sebagai penyangga tersebut. Penggunaan ini sudah sangat dikenal sebagai gips. \

Seperti mineral lainnya, gipsum juga dapat digunakan sebagai pupuk dan pengkondisian tanah sebelum melakukan pertanian.

Demikian artikel mengenai rumus kimia gipsum dan kegunaanya, semoga bermanfaat.

Join 10,724 other subscribers

Pustaka

  1. (1)
    Department of Geology, . Gypsum Sulfates: Anhydrite – Gypsum Group https://www.esci.umn.edu/courses/1001/minerals/gypsum.shtml (accessed 2021).
  2. (2)
    Barak , P.; Nater, E. Gypsum https://virtual-museum.soils.wisc.edu/display/gypsum/ (accessed 2021).
  3. (3)
    Yangok, L. PRELIMINARY PLANT DESIGN OF GYPSUM USING LIMESTONE AND SULFURIC ACID WITH CAPACITY OF 100,000 TONS/YEAR, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta, 2017.
Mengaku-ngaku sebagai penulis sejak 2013, tak satupun buku yang berhasil dituliskan. Amatir Garis Keras!

One thought on “Rumus Kimia Gipsum dan Kegunaanya

  1. Dulu sering terpintas pertanyaan di kepala saat lihat pasien patah tulang di RS yg terpasang gips. Bagaimana yah cara gipsum terbentuk dari apa yah? Kok bisa mirip semen bisa menjadi rigid untuk membantu pasien patah tulang, karena memang masih mahasiswa keperawatan dan masih jarang tangani pasien patah tulang jadi gk teringat lagi.

    Makasih kak sudah menulis artikel ini. Sekarang jadi punya bahan bicara lagi sama teman-teman tentang gips, bukan hanya diskusi cara pasangnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.