sifat ekstensif dan intensif
perbedaan sifat ekstensif dan intensif

Sifat Ekstensif dan Intensif beserta Contoh

Posted on

Di artikel kali ini kita akan membahas mengenai sifat ekstensif dan intensif dalam suatu sistem termodinamika yang ekulibrium. Dalam suatu persoalan termodinamika, kemampuan mendefinisikan suatu fenomena dengan tepat akan sangat berpengaruh di dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Setelah memahami mengenai perbedaan sistem dan lingkungan maka mengenali perbedaan sifat esktensif dan intensif juga tak kalah pentingnya.

Suatu sistem yang equilibrium, dapat didefinisikan hanya dengan mengetahui data beberapa sifatnya saja, seperti; tekanan (p), temperatur (T), volume (V), massa(m) dan jumlah mol (n).

Dari sekian sifat-sifat tersebut dibedakan menjadi dua jenis, yaitu; sifat ekstensif dan sifat intensif.

Pengertian Sifat Ekstensif

Sifat ekstensif suatu bahan ialah sifat yang kualitas ataupun kuantitasnya berubah dengan pertmbahan banyaknya bahan tersebut​1​. Contoh sederhananya ialah volume (V), air satu gelas (V) jika ditambah dengan air satu gelas dengan volume yang sama(V) akan mengalami perubahan volume (2V). Dengan pertambahan banyaknya (gelas) air volumenya juga akan mengalami perningkatan.

volume merupakan sifat ekstensif

Contoh dari sifat ekstensif​2​:

  1. Volume (V)
  2. Massa (m)
  3. Panjang (l)
  4. Berat (W)

Pengertian Sifat Intensif

Sifat Intensif suatu bahan ialah sifat yang kualitas atau kuantitasnya tidak berubah dengan perubahan jumlah bahan tersebut​1​. Contoh dari sifat intensif ialah temperatur (T), satu gelas air dengan temperatur $25^{\circ}C$ ditambah dengan satu gelas air dengan temperatur yang sama $25^{\circ}C$, akan menghasilkan temperatur yang sama/tidak berubah (T= $25^{\circ}C$). Dengan bertambahnya jumlah (gelas) air yang ditambahkan, temperatur air tidak akan berubah.

Contoh sifat intensif:

  1. Temperatur (T)
  2. Tekanan (P)
  3. Wujud zat
  4. Indeks Refraksi
  5. Warna
  6. Bau
  7. Titik Beku
  8. Densitas ($\rho$)

Rasio dari dua sifat ekstensif adalah sifat intensif. Contohnya densitas ($\rho$) merupakan sifat ekstensif karena merupakan rasio dari volume terhadap berat, $\rho = V/m$. Contoh sifat intensif yang merupakan hasil rasio dari sifat ekstensif ialah:

  1. Densitas $\rho$
  2. Massa molar $\text{Mr}$
  3. Volume molar $\bar{v}$

  1. (1)
  2. (2)
    M. Helmenstine, A. The Difference Between Intensive and Extensive Properties https://www.thoughtco.com/intensive-vs-extensive-properties-604133 (accessed Dec 2020).
Mengaku-ngaku sebagai penulis sejak 2013, tak satupun buku yang berhasil dituliskan. Amatir Garis Keras!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.