Terminologi Organik

Posted on

Belakangan ini mungkin kalian sering mendengar istilah Organic Food atau makanan organik yang begitu populer akhir-akhir ini. Disamping itu yang juga sering kalian dengar mungkin ialah sampah organik dan sampah non-organik. Sedangkan di dalam ilmu kimia dikenal senyawa organik. Lalu apakah arti kata organik pada ketiga istilah ini sama?

Beberapa waktu yang lalu dalam diskusi guru-guru kimia (kebetulan aku bergabung) ada yang mengungkapkan bahwa ada kesalahan masyarakat umum bahwa plastik ialah sampah anorganik. Ia mengatakan bahwa seharusnya kita meluruskan kesalahan persepsi ini, sebab plastik ialah senyawa organik maka ia merupakan sampah organik. Nah.. Dalam hal ini aku kurang sepakat, sebab asal dari kata organik tersebut berbeda.

terminologi organik
terminologi organik

Pertama-tama kapan kalian pertama kali mendengar istilah organik? Mungkin banyak yang baru mendengarnya ketika belajar kimia di SMA. Namun bagaimana dengan istilah organisme? Kalian pasti sudah mengenalnya sejak belajar IPA di sekolah dasar kan? Asal dari kedua kata ini sebenarnya sama yakni ‘organon’ yang merupakan bahasa Yunani. Artinya ialah: instrument, bagian, struktur yang terdiri dari beberapa instrument yang bekerja dengan harmonis.

Jadi asal muasal dari kata Organik, Organisme dan Organisasi itu ialah sama dari bahasa Yunani “Organon”. Namun berikutnya terjadi perkembangan makna kata Organisme dalam bahasa Inggris, bahwa organisme merujuk pada molekul-molekul yang bersinergi membentuk suatu fungsi kehidupan, makhluk hidup.

Terminologi Organik dalam Ilmu Kimia

Awal mula munculnya istilah Organik ialah sebagai pengelompokan bidang kimia yang mempelajari senyawa-senyawa yang terdapat pada makhluk hidup. Pada perkembangan berikutnya, diketahui bahwa mayoritas senyawa yang terdapat dalam makhluk hidup ialah senyawa Hidrokarbon. Hal ini merubah perspektif tentang bidang kimia Organik, sebab senyawa hidrokarbon memiliki sifat yang sangat berbeda dengan senyawa lainnya dalam tubuh makhluk hidup.

Karena terminologi organik telah melekat dalam ilmu kimia sebagai bagian yang mempelajari mengenai senyawa hidrokarbon dan reaksinya, maka Istilah ini mengalami perluasan makna sehingga senyawa yang tidak berasal dari makhluk hidup sekalipun jika merupakan senyawa hidrokarbon akan tergolong sebagai senyawa organik.

Lalu apa bedanya Senyawa Hidrokarbon dengan Senyawa Organik? Hidrokarbon ialah pengelompokan senyawa sedangkan Organik ialah pengelompokan bidang kimia. Artinya semua senyawa hidrokarbon merupakan senyawa organik, tetapi tidak sebaliknya. Pun semua reaksi hidrokarbon merupakan reaksi organik, tetapi reaksi organik belum tentu reaksi hidrokarbon.

Sontoh dari senyawa organik yang tidak tergolong sebagai senyawa hidrokarbon ialah: CCl4, CO2, CF4, dll, tetapi kalian tidak akan menemukan senyawa hidrokarbon yang bukan senyawa organik.


Jadi Istilah Kimia Organik merupakan pengelompokan ilmu kimia, sehingga bahan-bahan yang tergolong di dalam senyawa organik didasarkan pada sifat kimiawinya.

Terminologi Sampah Organik

Istilah sampah organik sebenarnya merujuk pada bahan-bahan yang berasal dari makhluk hidup dan dapat diuraikan oleh tanah secara langsung. Definisi ini sebenarnya bukan merujuk pada Ilmu kimia, melainkan masih sesuai dengan istilah aslinya bahasa Yunani.

Dalam istilah ini maka tulang dan gigi akan termasuk ke dalam sampah organik, walaupun dalam ilmu kimia itu tergolong anorganik. Pun sebaliknya plastik dan kertas bukan merupakan sampah organik walaupun jenis bahannya ialah senyawa organik.

Adapun kemunculan dari istilah sampah organik ini merupakan pengelompokan sampah berdasarkan cara penanganannya. Jadi sangat sedikit bahkan hampir tidak ada kaitannya dengan sifat kimiawinya.

Terminologi Makanan Organik

Istilah makanan organik yang belakangan populer ini mengacu pada bahan makanan yang dalam proses produksinya tidak terpapar bahan kimia. Istilah sayuran organik juga memiliki asal yang sama, yaitu sayuran yang diproduksi tanpa menggunakan pupuk kimia industri.

Dari sini bisa kita simpulkan bahwa istilah makanan organik merujuk pada pengelompokan makanan berdasarkan proses produksinya. Istilah ini sama sekali tidak berkaitan dengan terminologi organik pada bidang kimia.

Kesimpulan
Jadi pada dasarnya istilah Organik berkembang tidak hanya dalam konteks bidang ilmu kimia saja. Klaim bahwa banyak orang yang tidak mengerti istilah organik karena tidak sesuai dengan konsep kimia justeru merupakan kesalahan.

Konsep organik berasal dari bahasa Yunani yang kemudian diambil bahasa Inggris dan diartikan ‘Sesuatu yang berhubungan dengan makhluk hidup’. Istilah ini kemudian berkembang diberbagai bidang dan mengalami perluasan dan penyempitan makna. Oleh karena itu terminologi kata “organik” tidak boleh dilepaskan dari konteksnya bidang yang sedang dibicarakan.

Semoga bermanfaat.
Thank you!

Mengaku-ngaku sebagai penulis sejak 2013, tak satupun buku yang berhasil dituliskan. Amatir Garis Keras!

One thought on “Terminologi Organik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *