Nara Park, taman rusa di Jepang yang memiliki pesona lokal
Nara Park, taman rusa di Jepang yang memiliki pesona lokal

Wisata ke Nara Park – Taman Rusa di Jepang

Posted on

Prefectur Nara di Jepang mengingatkan aku ke salah satu anime paling terkenal: Naruto. Yap! Salah satu karakter yang paling menarik dalam Naruto ialah Nara Shikamaru. Kali ini aku akan berbagi perjalanan wisata ke Nara Park – Taman Rusa di Jepang. 

Di bagian akhir adegan ketika Nara Shikamaru menjebak salah satu Shinobi Akatsuki di hutan, dia menunjukkan bahwa hutan tersebut dilindungi oleh kawanan rusa yang hanya patuh pada klan Nara. Inspirasi dari adegan ini jelas berasal dari Prefektur Nara yang dikenal dengan Nara Park dimana kawanan rusa tinggal dan hidup di area yang sangat luas. 

Cara ke Nara Park

Prefektur ini merupakan salah satu yang paling mudah diakses Jika kalian sedang di area Kansai. Sebab terletak di sebelah kota Osaka (Kansai Airport), juga berdekatan dengan kota wisata Kyoto. Jika dari Osaka, cara ke Nara Park ialah hanya perlu menggunakan Osaka Loop line dan Kintetsu Nara line yang akan langsung menuju ke Nara Park hanya dengan 1jam 20 menit. Selengkapnya bisa kalian lihat di sini.

Wisata utama Nara jelas berpusat pada tema Rusa. Hampir setiap orang Jepang tahu kalau Nara pasti berbicara tentang rusa. 

Wisata ke Nara Park

Nara Park ialah pusat dari wisata di Prefektur Nara, disekelilingnya ada beberapa kuil, danau, taman botani dan berbagai wisata lainnya. Tetapi dari semuanya itu, yang paling menarik dari Nara Park ialah taman rusa di Jepang merupakan yang paling banyak dihuni rusa, paling luas dan unik.

Selain di Nara, Rusa juga bisa ditemui di Pulau Miyajima yang terletak di Hiroshima. Kalian bisa simak perjalananku berwisata ke Pulau Miyajima saat autumn. 

Taman Rusa di Jepang

Di tempat ini wisatawan bisa memberi makan rusa dengan makanan yang dijual di lokasi ini. Sudah disediakan khusus dan memang khusus untuk rusa, please jangan coba kalian makan. 

Yang coba dijual ialah kesan memberikan makan pada rusa yang jinak dan imut-imut, jadi sebenarnya rusa-rusa ini sudah terawat dan diberikan makanan.


Penjual makanan rusa juga memberikannya dengan cuma-cuma pada rusa yang datang ke tokonya. 

Berwisata ke taman rusa di Jepang ini membuat aku berfikir, bagaimana mungkin orang-orang di sekitar tidak menyembunyikan satu persatu rusanya dan menyeembelihnya. Bahkan para pemilik toko dengan sukarela memberikan makanan ke rusa-rusa ini. 

Nah.. Di dalam keyakinan agama Shinto, Tuhan itu ada dimana saja, dan dapat muncul dalam bentuk apapun (terutama makhluk alam, hewan, gunung, danau, dll). Jadi mereka memberikan penghormatan dan rasa syukurnya terhadap rusa-rusa ini dengan memberikan makanan, sebab rusa-rusa itu yang mendatangkan turis, dan turis itu yang memberikan mereka penghasilan. 

Interaksi antara manusia, rusa dan alam sekitar tempat ini sebenarnya akan sangat menarik untuk diamati, tetapi aku hanya punya waktu kurang dari tiga jam untuk berada di tempat ini. 

YES! THEY ARE EVERYWHERE! And the local people are being nice to them!

Tempat ini mengingatkanku kalau di kota kelahiranku Berau, Kalimantan Timur, ada juga peternakan rusa. Seperti namanya, peternakan ini bukan taman jadi tidak ada interaksi langsung penduduk lokal dengan rusa-rusa. Pemilik peternakannya ialah mantan Bupati Berau. Secara keseluruhan, peternakan rusa di Berau itu gagal, karena sampai sekarang tidak banyak rusa yang dipunya, alih-alih untuk dijadikan taman rusa. 🙂

Sebenarnya konsep dari wisata ini sangat menarik tetapi memang membangun kesadaran penduduk lokal agar tidak egois dan menikmati daging rusa liar itu sangat sulit. Diperlukan usaha puluhan tahun untuk menciptakan kondisi dimana manusia dan rusa saling menghormati. Atau setidaknya kondisi dimana manusianya mau memaafkan rusa yang buang air sembarangan. That stink!

Thank you!

Mengaku-ngaku sebagai penulis sejak 2013, tak satupun buku yang berhasil dituliskan. Amatir Garis Keras!

One thought on “Wisata ke Nara Park – Taman Rusa di Jepang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.